BEGADANG sepertinya sudah menjadi lifestyle masyarakat urban. Apalagi bagi mereka yang bekerja kantoran banyak begadang untuk menyelesaikan deadline yang tak kunjung usai.
Namun tahukah Anda, begadang yang dilakukan secara terus-terusan akan memperpendek usiamu di masa tua? Hal itu disampaikan oleh dr Tirta saat menjadi bintang tamu di Podcast PWK.
“Jadi begadang boleh tapi ada jatahnya. Kalau begadang terus-terusan walaupun tidur siang, kita mengurangi jatah di masa tua. Ibaratnya ngambil voucher,” ujar dr Tirta.
Dokter Tirta menjelaskan saat malam hari, tubuh melakukan pergantian sel yang rusak.
“Saat malam, terjadi pergantian sel tubuh yang rusak. Kalau kamu tidur, itu yang bekerja hanya otak dan tubuh-tubuh yang otomatis. Sel kulit diganti, sel rambut diganti, kuku makin panjang, sel rusak diganti, makanya kalau olahraga badan pegal-pegal karena masa otot berkembang,” tutur dr Tirta.
Namun ketika Anda memilih untuk begadang maka sel-sel tubuh yang rusak tidak akan terjadi. Alhasil, sel-sel yang rusak itu menjadi menumpuk.
“Kalau jam tidur (malam) diambil, tubuh gak sempet recovery. sel tidak ganti, sel yang rusak ini akhirnya numpuk dan jadi zat kanker dalam beberapa lama,” katanya.
Menurut dr Tirta, meskipun Anda begadang dan mengganti jam tidur malam dengan tidur siang itu tidak akan berpengaruh. Sebab tidur siang hanya mengistirahatkan otak saja.
“Makanya begadang ada jatahnya, gunakan hal yang penting,” ujar dr Tirta.
(Leonardus Selwyn)