MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno menutup gelaran Solo Great Sale (SGS) 2024 yang terselenggara selama bulan Mei.
"Nanti kami akan hitung berapa jumlah ekonomi yang bergerak, kami akan turunkan tim kajian," ujar Sandi pada penutupan SGS 2024 di Solo, Jawa Tengah, Minggu tadi malam.
Ia berharap terciptanya lapangan kerja sebagai salah satu dampak positif penyelenggaraan SGS kali ini.
"Kami selalu mendorong promosi Kota Solo sebagai kota budaya yang belum lama ini memperoleh penghargaan dari UNESCO. Harapannya ini bisa menginspirasi inovasi, adaptasi, dan kolaborasi. Bersama kita gerak cepat, gerak bersama, dan gaspol," katanya.
(Foto: Romensy August/MPI)
Pada kesempatan itu, Sandi sedikit menyinggung penyelenggaraan Kemitraan Nasional Rantai Pasok Industri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kenarok) yang terselenggara di Pendapi Gede Balai Kota Surakarta yang melibatkan banyak pelaku UMKM.
"Di Kenarok kami ada 70 komitmen kerja sama antara UMKM dengan industri. Saya menginginkan UMKM menjadi bagian dari pembangunan ekonomi kita karena menciptakan 97 persen lapangan kerja," katanya.
Sementara itu, Ketua Kadin Surakarta yang juga Ketua Panitia SGS 2024, Ferry Septha Indrianto mengatakan, kali ini merupakan SGS ke-10.
"Event ini sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan, dengan sumber daya nyata agar berfokus pada dampak dan kemitraan yang melibatkan pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat," katanya.
Pihaknya juga menjadikan gelaran SGS kali ini sebagai misi percepatan dalam mewujudkan kolaborasi integrasi mitra kerja di Solo Raya secara inklusif.
"Semoga pintu investasi dan pariwisata pengoptimalan aglomerasi Solo Raya dapat segera terwujud," harap Ferry.
Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman antara Ketua Kadin se-Solo Raya terkait kesepakatan aglomerasi Solo Raya.
(Rizka Diputra)