SEORANG ibu Bernama Kristin fox yang merupakan asisten kepala sekolah menengah atas di Polandia, Ohio, mengalami perubahan hidup yang drastis usai mengidap syok septik yang telah mengancam nyawanya.
Mulanya, Fox mendatangi ruang gawat darurat karena keluhan sakit tenggorokan, namun kondisinya semakin memburuk sehingga tim medis terpaksa mengamputasi keempat anggota tubuhnya demi menyelamatkan nyawanya.
Merangkum dari Vt Selasa (21/5/2024), pada awalnya, hasil tes menunjukkan bahwa Fox hanya menderita flu. Namun, kondisi kesehatannya semakin memburuk, sehingga membuatnya kembali ke rumah sakit karena merasa kurang fit hingga tidak bisa beranjak dari sofa.
Setelah kembali ke rumah sakit, dokter mendiagnosis bahwa Fox mengalami syok septik, dimana kondisi tersebut merupakan infeksi yang dapat menyebabkan kerusakan pada organ tubuh.
Menurut Mayo Clinic, sepsis merupakan suatu kondisi berbahaya, jika tidak dideteksi sejak dini dapat berkembang menjadi syok septik serta menyebabkan kerusakan organ yang parah, bahkan kematian.
Di Amerika Serikat, sepsis telah menyerang sekitar 1,7 juta orang dewasa setiap tahunnya. Fox dirawat di rumah sakit pada Maret 2020, tepat sebelum lockdown Covid-19 pertama diberlakukan di Ohio.
Kini, kondisinya mengharuskan dia untuk menjalani keadaan koma yang telah diinduksi secara medis agar tubuhnya bisa beristirahat, serta lengan dan kakinya harus diamputasi untuk menyelamatkan nyawanya.
"Kadang-kadang saya mendapati diri saya mengeluh, tetapi kemudian saya mengingatkan diri sendiri bahwa anak-anak saya bisa saja berduka atas kematian saya," kata Fox kepada Fox News
Setelah beberapa minggu di rumah sakit, Fox melanjutkan pemulihannya di Institut Rehabilitasi Pusat Medis Universitas Pittsburgh (UPMC) untuk menjalani terapi fisik selama tiga jam setiap hari selama enam minggu untuk belajar menggunakan anggota tubuhnya lagi.