KISAH Elwizan Aminudin dokter gadungan timnas Indonesia salah diagnosa cedera Saddam Ghaffar menarik untuk dibahas. Diketahui bahwa Elwizan Aminudin, seorang pria yang mengklaim dirinya sebagai dokter timnas Indonesia, menjadi sorotan media setelah terbukti memberikan diagnosis tidak akurat kepada beberapa pemain sepakbola.
Melansir dari berbagai sumber Jumat (17/5/2024), salah satu korban dari praktik Elwizan adalah Saddam Emiruddin Gaffar yang merupakan striker muda PSS Sleman dan pemain timnas Indonesia.
Elwizan yang saat itu menjabat sebagai dokter tim PSS, mendiagnosis Saddam dengan cedera ACL (Anterior Ceuciate Ligament) pada lutut kirinya setelah bermain dalam pertandingan di seri 2 BRI Liga 2021/2022. Dia juga memperkirakan bahwa saddam harus absen selama enam hingga delapan bulan dari kegiatan bermain sepak bola.
“Untuk case pada Saddam diwajibkan tindakan selanjutnya yaitu artroskopi rekonstruksi ACL. Jika dia (Saddam) bisa melakukan kontrol penuh terhadap traumatik dengan baik, maka waktu enam bulan sudah bisa kembali. Sebaliknya jika tidak mampu, maka membutuhkan waktu lebih lama lagi selama delapan hingga 10 bulan,” ujar Dokter Amin.