Dokter Reni menjelaskan penyakit lupus juga banyak dialami oleh anak perempuan. Perbandingan kasusnya signifikan dibanding anak laki-laki, yakni 9:1. Lupus paling banyak dialami remaja usia 11-12 tahun.
Gejala lupus pada anak bisa salah satunya ditandai dengan anak sering demam. Demam yang dialami biasanya hilang timbul, suhu demam tidak terlalu tinggi hingga demam tinggi. Gejala lainnya adalah anak sering tampak puncak dan sering dirawat di rumah sakit karena demam berkepanjangan.
"Anak juga tampak lelah tanpa sebab yang jelas, bisa mengalami penurunan berat badan, dan kerontokan rambut,” tutur dr Reni.
Penyakit lupus juga dapat mengenai sistem saraf, paru-paru, sel-sel darah, baik sel darah merah maupun sel darah putih, sehingga dampaknya akan dapat terjadi penurunan sel-sel darah merah, putih, juga trombosit, hingga pembesaran kelenjar getah bening.