MELIHAT tumbuh kembang si kecil yang baik dan pesat, tentu menjadi keinginan setiap orangtua. Bahkan ada rasa bahagia tersendiri bisa melihat sang buah hati mampu menunjukan perkembangannya. Namun berbeda dengan Aleeza, balita asal Serang, Banten yang harus berjuang untuk sembuh dari tumor orbita yang diidapnya.
Awalnya, sang kakak tidak sengaja melempar botol body lotion ke arah wajah Aleeza. Kemudian akibat lemparan tersebut, muncul bekas seperti bentol digigit semut.
Ibunda Aleeza, Sari hanya mengompres bagian wajah Aleeza yang bengkak dengan air hangat, dengan harapan bengkak tersebut bisa mengecil dari waktu ke waktu.
Akan tetapi, setelah dua minggu kemudian, bengkak tersebut semakin besar dan membuat kedua orangtua Aleeza khawatir melihatnya. Mereka langsung membawa Aleeza ke puskesmas terdekat.
Namun, Aleeza dirujuk untuk berobat ke RSUD Banten dari puskesmas tersebut. Selama pengobatan tersebut, Aleeza telah menjalani berbagai pemeriksaan pemindaian dan masih belum diketahui penyakit pastinya. Sebulan kemudian, Aleeza menjalani CT-Scan dan dari hasil CT-Scan tersebut diketahui bahwa Aleeza menderita tumor orbita.
Tumor orbita merupakan pertumbuhan jaringan abnormal pada struktur di sekitar mata. Sehingga terjadi pembengkakan akibat pertumbuhan jaringan tersebut di bagian mata Aleeza.
Sari sangat terpukul sekaligus kaget mendengar bahwa putri kecilnya memiliki tumor. Melihat wajah Aleeza yang bengkak dan setiap hari menangis karena kesakitan, dia pun semakin rapuh.
“Kaget banget waktu dokter bilang anak saya sakit tumor orbita, wajah Aleeza sampai bengkak dan nangis terus setiap hari,” ujar Sari.
Pada Februari 2023, Aleeza kembali dirujuk untuk berobat di RSCM Jakarta, lantaran keterbatasan alat di RSUD Banten. Namun kedua orangtua Aleeza sama sekali tidak memiliki uang untuk berangkat ke Jakarta.
Alhasil dengan sangat terpaksa mereka harus berhutang ke bank agar mereka bisa membawa Aleeza berobat ke Jakarta. Segala usaha mereka lakukan demi menjemput kesembuhan Aleeza.
“Saya tidak tega tapi saya tidak punya uang untuk obati Aleeza di Jakarta,” tutur Sari.
Kini Aleeza masih menjalani berbagai proses pemeriksaan untuk menentukan pengobatan terbaik yang akan dijalani Aleeza. Kemungkinan, pengobatan Aleeza di Jakarta akan berjalan cukup lama.
Sedangkan uang yang kedua orangtuanya pinjam dari bank benar-benar sudah hampir habis. Kini mereka bingung harus bagaimana untuk bisa mengobati putrinya.