Ibunya, Luciana, menggambarkan keajaiban tersebut dengan mengatakan bahwa Mateus dilahirkan kembali. Dia juga menambahkan bahwa para dokter yang menanganinya hampir tidak percaya bahwa seseorang dapat bertahan hidup dengan peluru di otak selama empat hari tanpa merasakan gejala apa pun.
Kisah keberuntungan Mateus ini mengingatkan kita pada kisah seorang pria yang hidup dengan peluru di otaknya selama 20 tahun. Meskipun keadaannya mungkin jarang terjadi, namun kisah mereka memberikan inspirasi tentang kekuatan dan ketahanan manusia dalam menghadapi cobaan yang luar biasa.
(Leonardus Selwyn)