Selain itu, dr. Fitria turut mengamati tren penggunaan obat-obat untuk meredakan jerawat di kulit wajah. Salah satunya penggunaan klindamisin yang umumnya diberikan pada terapi topikal untuk mengatasi jerawat.
Namun, penggunaannya tidak disarankan sebab bisa menimbulkan resistensi antibiotik atau kekebalan terhadap antibiotik. Sehingga akan sulit mencari obat antibiotik lainnya untuk mengatasi peradangan tersebut.
“Sudah ada penelitiannya bahwa angka resistensi antibiotik di Indonesia saat ini sangat tinggi, terutama untuk klindamisin sebagai terapi acne itu resistensinya sudah tinggi. Ini membuat kami mikir antibiotik apalagi yang bisa digunakan untuk terapi acne,” ujarnya.
(Leonardus Selwyn)