Meski menonjolkan kain tradisional, lanjut Poppy, setiap desainer dibekali juga dengan pengetahuan fashion secara global. Dengan begitu, karya fashion yang dihasilkan berkualitas dunia tapi tidak meninggalkan warisan budaya Indonesia.
Poppy Dharsono berharap sekali lewat IFW, semakin banyak UMKM fashion yang ikut berpartisipasi. Sebab, dengan terlibat di IFW kualitas produk akan naik, karena pembekalan yang diberikan APPMI.
(Foto: MPI/ Aldhi Chandra)
Pada akhirnya, bisnis fashion yang sukses bukan hanya di kota besar, tapi juga UMKM yang ada di pedesaan pun semakin maju.
"Kami berharap sekali IFW ini semakin dikenal di daerah, sehingga mereka yang di daerah merasa Indonesia Fashion Week adalah ajang mempromosikan brand UMKM mereka," kata desainer yang juga sekaligus President IFW.
Pada akhirnya, BTN bisa mendampingi UMKM tersebut dan pengusaha mode di daerah, bisa jualan di Tokopedia tanpa punya toko di Jakarta. Hal seperti ini sangat mungkin dilakukan dengan berkolaborasi," pungkas Poppy.
(Rizky Pradita Ananda)