SEORANG wanita pasti mengalami beberapa perubahan selama kehamilan, salah satunya muncul rasa kram perut terutama kehamilan trimester 3.
Meskipun tergolong normal, namun sebaiknya Ibu mengetahui penyebab dan cara mengatasi kram perut saat hamil agar tidak mengganggu kenyamanan saat melakukan aktivitas. Menurut Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi dr Ardiansjah Dara Sjahruddin, SpOG ketika ibu hamil mengaoami hal itu tidak boleh mager atau malas gerak.
“Ketika usia kehamilan sembilan bulan, secara alami janin di dalam kandungan itu mulai turun memasuki rongga panggul ya,” ujar dr Dara dalam cuitannya di X @dokterdara, Selasa (25/3/2024).
Dokter Dara menjelaskan di dalam rongga panggul ini terdapat banyak serabut-serabut sarat yang disebut dengan serabut saraf frankhauser. Kalau ketekan sama kepala janin akan memunculkan kontraksi.
“Makanya saat kehamilan masuk sembilan bulan muncul kontraksi palsu. Semakin turun ke bawah, kontraksi akan semakin kencang,” tuturnya.
Menurut dr Dara kontraksi mendorong bayi ke bawah. Nanti akan semakin kencang kontraksinya, semakin ketekan ke bawah, makin kuat, dan nyeri yang dirasakan sampai terjadilah persalinan. Untuk itu, dr Dara meminta kepada para bumil untuk tidak mager saat hamil. Terutama saat kehamilan yang sudah tua.