Mengenal Separation Anxiety, Penyakit yang Menyerang Bayi 16 Bulan Usai Ditinggal Ibunya Berlibur

Chindy Aprilia Pratiwi, Jurnalis
Selasa 26 Maret 2024 22:00 WIB
Mengenal separation anxiety. (Foto: Freepik.com)
Share :

BELUM lama ini viral di media sosial, seorang bayi bernama Jailyn berusia 16 bulan meninggal dunia usai ditinggal ibunya berlibur selama 10 hari dengan seorang pria ke Detroit dan Puerto Rico. Ahli Patologi Forensik, Elizabeth Mooney mengatakan Jailyn mengalami separation anxiety pada hari-hari terakhir kematiannya yang menyiksa.

Berkaca dari kejadian Jailyn, apa itu separation anxiety?

Dilansir dari laman Mayo Clinic, Selasa (26/3/2024) separation anxiety merupakan gangguan kecemasan berpisah yang biasanya dialami oleh bayi atau balita. Pada beberapa anak, kecemasan berpisah adalah tanda dari kondisi serius yang dikenal sebagai gangguan kecemasan perpisahan.

Jika kondisi ini terjadi berkepanjangan atau secara intens, maka dapat mengganggu aktivitas sehari-harinya seperti termasuk serangan panik atau gangguan masalah lain. Kondisi ini paling sering berhubungan dengan kecemasan anak tentang orangtuanya, tetapi juga bisa berhubungan dengan pengasuhnya.

Kebanyakan kasus terjadi ketika anak ditinggal oleh orangtuanya saat berpergian seperti meninggalkan rumah atau bekerja. Gejala yang ditimbulkan berupa kekhawatiran berlebih saat ditinggal orangtua, menolak jauh dari rumah, tidak ingin sendirian, mengalami mimpi buruk berulang tentang perpisahan, dan sakit kepala atau sakit perut ketika berpisah dengan orang yang disayangnya.

Gangguan kecemasahan seperti ini dapat dikaitkan dengan gangguan panik atau serangan panik yang terjadi berulang secara intens dan ketakutan yang memuncak hingga waktu beberapa menit. Sedangkan penyebabnya terkadang akibat stres hidup berpisah dengan orang yang dicintainya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya