KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) RI belum lama ini melaporkan bahwa kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Indonesia mencapai 35.556 kasus sampai minggu ke-11 tahun 2024.
Menyikapi kondisi itu, Dokter sekaligus Praktisi Kesehatan Masyarakat, dr Ngabila Salama mengatakan penguatan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) perlu dilakukan.
“Antisipasi puncak kasus DBD April 2024, perlu penguatan FKTP utamanya Puskesmas dalam tatalaksana awal kasus DBD, refreshing tatalaksana kasus terutama rehidrasi cairan,” kata Ngabila dalam keterangan resminya, Rabu (27/3/2024).
Menurutnya, Puskesmas seperti di kecamatan DKI Jakarta sangat mumpuni dengan kapasitas laboratoriumnya sangat baik 7x24 jam untuk melakukan pemeriksaan darah dan NS1 sebagai deteksi cepat DBD secara gratis dengan BPJS.
Maka dari itu, perlu penguatan sistem rujukan berjenjang komprehensif dari Puskesmas atau FKTP ke Rumah Sakit tipe D atau C lalu dilanjutkan ke Rumah Sakit tipe B atau A. Sehingga diharapkan Rumah Sakit besar bisa lebih diutamakan merawat kasus yang lebih kompleks dari Rumah Sakit di bawahnya.
Akan tetapi, Ngabila menuturkan kalau yang terpenting adalah pencegahan sakit seperti PSN, 3M Plus vaksinasi, Gerakan 1 rumah 1 kader jumantik (G1R1J), dan upaya-upaya lain yang bisa diterapkan.
“Yang terpenting pencegahan sakit (seperti) PSN, 3M plus vaksinasi dengan G1R1J dan cegah meninggal dengan deteksi dini. Jangan terlambat memberikan terapi cairan kepada pasien agar tidak syok dan meninggal,” ucap Ngabila.
Disisi lain, menurut data update per 26 Maret 2024 di RSUD Tamansari Jakarta sendiri terdapat tujuh kasus anak dan empat kasus dewasa sedang di rawat inap, mayoritas usianya adalah kalangan anak-anak Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Meskipun demikian, semuanya dalam kondisi baik, stabil, dan terkendali. Tidak ada kasus kematian dan rata-rata pasien yang menjalani perawatan 2-3 hari lalu sembuh. Namun, jika ada komorbid bisa sekitar lima hari lamanya, sehingga total kasus DBD sejak 1 Januari 2024 mencapai 61 kasus.
(Leonardus Selwyn)