Angka Pernikahan di Indonesia Menurun, BKKBN: Imbas Banyaknya Toxic People

Devi Pattricia, Jurnalis
Kamis 07 Maret 2024 10:31 WIB
Angka pernikahan di Indonesia menurun. (Foto: Freepik.com)
Share :

“Sehingga toxic people, mental-emotional disorder, psikosis, skizofrenia juga mempengaruhi perceraian dan mungkin juga mempengaruhi orang untuk tidak menikah,” katanya.

Menurunnya angka pernikahan di Indonesia ini berdampak juga pada angka Total Fertility Rate (TFR) atau rata-rata jumlah anak yang dilahirkan wanita. Dokter Hasto menyatakan bahwa TFR Indonesia dari tahun 2010 hingga 2023 pun juga ikut mengalami penurunan.

“Pada 2010 itu rata-rata perempuan melahirkan satu perempuan hampir 2,5 persen lah rata-rata. Nah di 2022 ini sudah mencapai 2,18 persen. Artinya itu menunjukkan bahwa memang mereka tidak nikah atau mungkin mereka anaknya sedikit gitu,” tuturnya.

(Leonardus Selwyn)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya