MASYARAKAT Indonesia mempercayai bahwa capung bukanlah hewan biasa. Pasalnya capung dianggap bisa membantu anak agar tidak mudah ngompol.
Kepercayaan ini pun masih cukup familiar dan dilakukan oleh sebagian orang lho. Mereka rela menangkap capung, lalu menempelkan bagian kepala capung ke pusar yang ada di perut anak. Setelah melakukan hal tersebut, biasanya orangtua percaya bahwa sang anak tidak akan lagi ngompol saat tidur.
Namun apakah benar gigitan capung pada pusar anak ampuh membuat anak anti ngompol?
Dokter sekaligus Konten Kreator Kesehatan, dr. Nadia Alaydrus mengungkapkan kalau ternyata hal tersebut adalah mitos belaka. Hal ini karena tidak ditemukan bukti ilmiah terkait dengan kebiasaan tersebut.
Tak cuma itu, dr. Nadia pun menjelaskan menempelkan capung ke pusar anak dapat membuat kulit anak iritasi. Sebab kulit anak-anak masih sangat sensitif. Selain itu, hal tersebut juga bisa memicu trauma hingga phobia pada anak.
“Faktanya rahang capung itu gak kuat untuk menggigit manusia, yang ada justru malah bisa bikin kulit iritas, anak trauma sama capung atau malah phobia,” kata dr. Nadia, dikutip dari unggahan dalam akun Instagramnya @nadialaydrus, Rabu (6/3/2024).
Dia pun menjelaskan bahwa keterampilan anak dalam menggunakan toilet itu merupakan sebuah transisi yang besar pada tahapan kehidupan anak. Oleh karenanya orangtua harus membimbing dan membantu anak untuk menguasai keterampilan tersebut.
Meskipun tidak cepat dan singkat, pastinya si kecil lama kelamaan akan terbiasa menggunakan toilet. Menurut dr. Nadia, umumnya anak-anak baru bisa menggunakan toilet pada usia tiga tahun.
Sebagian besar anak itu mulai bisa menggunakan toilet pada usia tiga tahun dan sepenuhnya bisa menggunakan toilet pada usia lima tahun,” ujarnya.