MUSIM penghujan yang menerjang sebagian besar wilayah Tanah Air menyebabkan banjir. Tidak hanya merusak perabotan, banjir juga kerap mendatangkan sejumlah masalah kesehatan loh, salah satunya adalah leptospirosis.
Dikutip dari Instagram Kementerian Kesehatan, Leptospirosis merupakan penyakit infeksi akut yang disebabkan oleh bakteri Leptospira sp. Menular dari hewan ke manusia dan dapat berakibat kematian. Penyakit ini menular jika terjadi kontak dengan lingkungan, air, tanah becek, atau lumpur yang mengandung bakteri Leptospira sp.
Nantinya bakteri tersebut masuk melalui luka atau lecet. Adapun penularannya dapat melalui beberapa hewan seperti tikus, kucing, anjing, sapi, babi, atau kambing.
Adapun gejala-gejala yang dirasakan oleh penderita, antara lain
1. Demam 38.5 derajat celsius
2. Sakit kepala
3. Badan lemah
4. Nyeri otot hingga kesulitan berjalan
5. Kemerahan pada selaput putih mata
6. Kekuningan (ikterik) pada mata dan kulit
Meskipun begitu, Anda diimbau untuk tidak panik. Sebab ada beberapa pencegahan yang bisa dilakukan, diantaranya adalah:
1. Simpan makanan dan minuman agar aman dari tikus
2. Cuci tangan dan kaki dengan sabun setelah terpapar air banjir, tanah becek, atau lumpur
3. Menjaga kebersihan lingkungan, dan melakukan 3M Plus
4. Memasang perangkap tikus
5. Tutup luka dengan perban anti air dan bersihkan selalu luka
Jika Anda mengalami gejala Leptospirosis dan memiliki riwayat terpapar air banjir, tanah becek, atau lumpur dalam dua minggu sebelum sakit, maka segera lakukan pemeriksaan ke Puskesmas atau Fasyankes terdekat.u
(Leonardus Selwyn)