Marak Kasus Pembunuhan, Pelancong Diimbau Waspada saat Berlibur ke Bahama

Talitha Reina Alfira, Jurnalis
Jum'at 02 Februari 2024 08:27 WIB
Objek wisata Long Island di Kepulauan Bahama (Foto: Instagram/@visitthebahamas)
Share :

SEBUAH destinasi wisata yang dianggap surga oleh banyak turis kini justru masuk dalam peringatan perjalanan resmi menyusul melonjaknya angka kasus pembunuhan. Ya, hampir delapan juta orang mengunjungi Kepulauan Bahama sebuah negara di Karibia, tahun lalu.

Pulau yang memiliki 700 pulau ini terkenal karena airnya yang jernih dan biru, pantai yang cantik, atraksi menarik, hotel modern, serta masyarakatnya yang ramah.

Namun, pemerintah Amerika Serikat memperingatkan warganya yang mencakup 90 persen dari total pengunjung, untuk ekstra waspada saat berada di beberapa bagian negara tersebut.

Melansir News.com.au Kedutaan Besar AS di Bahama menyatakan bahwa ibu kota Nassau merupakan titik perhatian khusus.

Nassau merupakan lokasi dari banyak hotel dan resor utama serta bandara internasional negara tersebut.

Setidaknya telah terjadi 18 kasus pembunuhan di Nassau sejak awal tahun baru lalu. Kekerasan terkait geng dan balas dendam menjadi motif utama di balik kasus pembunuhan tersebut.

Wisatawan telah diberi saran untuk sangat berhati-hati di wilayah timur Pulau New Providence, termasuk Nassau, serta disarankan untuk tetap waspada saat berjalan atau mengemudi pada malam hari.

Daerah Over the Hill di pusat Kota Nassau, yang berdekatan dengan beberapa hotel dan resor, diidentifikasi sebagai area dengan tingkat pembunuhan yang tinggi.

Sedangkan Pulau Paradise, yang merupakan destinasi utama wisata, terletak di Nassau tetapi terisolasi dari daratan utama, sehingga jauh dari wilayah yang paling terpengaruh oleh kekerasan.

Perdana Menteri Bahama, Philip Davis, memastikan akan ada peningkatan patroli di jalan-jalan disertai langkah intelijen untuk mencoba menanggulangi kekerasan di wilayah itu.

Davis yang diwawancarai oleh media lokal The Tribune, menegaskan bahwa peringatan perjalanan oleh sejumlah negara tidak akan memengaruhi sektor pariwisata, yang jadi bagian penting dari ekonomi Bahama.

Menurutnya, pemerintah Amerika sah-sah saja memberi peringatan terlebih menyangut keselamatan warganya.

(Rizka Diputra)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya