TUBERKULOSIS (TB) merupakan salah satu penyakit yang banyak dialami masyarakat Indonesia. Menurut data terbaru Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), berdasarkan Global Tuberculosis Report 2022, Indonesia menjadi negara kedua di dunia dengan pasien TB terbanyak.
TB adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri mycobacterium tuberculosis di paru-paru. Kondisi ini, kadang disebut juga dengan TB paru. Bakteri tuberkulosis yang menyerang paru-paru menyebabkan gangguan pernapasan, seperti batuk kronis hingga sesak napas.
Selain itu TB juga salah satu penyakit infeksi menular yang penyebarannya melalui percikan air liur saat berbicara, batuk, atau bersin. Penularan penyakit ini sering kali terjadi ketika kondisi imun sedang rendah. Untuk bisa sembuh, pasien TB harus rutin mengonsumsi obat setiap hari tanpa terlewat selama minimal enam bulan.
Lantas bolehkah pengobatan TB dibarengi dengan konsumsi multivitamin?
Dokter Spesialis Penyakit Dalam, Dr. dr. Erlina Burhan, M.Sc, Sp.P(K) mengatakan boleh-boleh saja dan tidak ada masalah apapun.
“Yang penting obat TB-nya tetap dikonsumsi dan diminum secara teratur sampai selesai,” ujar dr Erlina seperti dikutip dari X @erlinaburhan, Kamis (1/2/2024).
Dokter Erlina menjelaskan untuk jenis vitaminnya semua bagus, mulai dari vitamin A, B, C, atau D.