MENGISI waktu dengan perjalanan spiritual ke Tanah Suci Makkah untuk melaksanakan ibadah umrah kini dapat dilakukan dengan cara yang lebih fleksibel, tanpa harus bergantung pada paket perjalanan dari agen wisata (travel agent).
Sebagian orang kini memilih opsi backpacking, yang memungkinkan mereka merencanakan dan menjalani umrah secara mandiri.
Dengan memanfaatkan teknologi dan sumber daya online, seperti pemesanan akomodasi, transportasi lokal, dan sumber informasi spiritual, jamaah dapat merencanakan rute umrah mereka sendiri.
Pendekatan ini memberikan fleksibilitas yang lebih besar dalam mengatur jadwal perjalanan, memungkinkan untuk menyesuaikan ibadah mereka sesuai dengan kebutuhan dan preferensi pribadi.
Menmgutip Skyscanner, berikut lima panduan yang bisa Anda ikuti jika ingin melakukan umrah mandiri tanpa agen atau biro perjalanan.
(Foto: Pixabay)
1. Tiket pesawat
Perjalanan umrah dapat diakses melalui berbagai rute penerbangan ke Bandara Internasional King Abdul Aziz di Jeddah. Meski tersedia penerbangan langsung, banyak maskapai menawarkan opsi transit melalui kota-kota seperti Kuala Lumpur, Turki, Kuwait, Abu Dhabi, dan Qatar.
Kendati tiket penerbangan transit umumnya lebih ekonomis, perlu diingat bahwa waktu tempuh bisa lebih lama. Untuk memudahkan perbandingan harga tiket dan memilih rute yang nyaman, anda dapat menggunakan layanan Skyscanner untuk membandingan waktu dan harga tiket dari kota tempat anda tinggal.
2. Visa
Proses pengurusan visa umrah saat ini telah diatur untuk dilakukan secara kelompok dan tidak dapat dilakukan secara perorangan. Jika anda merencanakan perjalanan umrah sendiri atau bersama pasangan/teman/orang tua, disarankan untuk menggunakan jasa agen perjalanan yang terpercaya atau yang ditunjuk langsung oleh Pemerintah Arab Saudi.
(Foto: iStock)
Beberapa dokumen dan syarat pengajuan visa umrah meliputi paspor yang berlaku minimal 6 bulan sejak tanggal keberangkatan dengan nama yang terdiri dari 3 suku kata, dokumen identitas seperti KTP, buku nikah, Kartu Keluarga/Akta Kelahiran/Ijazah, surat mahram (khusus perempuan berusia maksimal 45 tahun yang bepergian sendiri tanpa mahram), pas foto berwarna, bukti vaksinasi meningitis, tiket pesawat pulang-pergi yang telah diterbitkan, dan bukti pemesanan hotel selama di Arab Saudi.
3. Layanan transportasi
Menggunakan alat transportasi umum seperti bus, atau menyewa mobil pribadi akan lebih memudahkan Anda dalam menjelajahi setiap tempat di Tanah Suci. Dengan melakukannya secara mandiri Anda akan lebih leluasa pergi beribadah maupun aktivitas lain di sela umrah.
4. Lokasi penginapan strategis
Saat memilih penginapan untuk perjalanan umrah, disarankan untuk mencari yang berlokasi tidak jauh dari pusat umrah atau pusat kota. Di sekitar Masjidil Haram di Makkah dan Masjid Nabawi di Madinah, terdapat berbagai pilihan hotel berkualitas, mulai dari bintang 3 hingga bintang 5.
Hotel-hotel ini memberikan kenyamanan dan fasilitas yang sesuai untuk perjalanan ibadah Anda.
(Foto: iStock)
Sebaliknya, hotel bintang dua atau yang di bawahnya mungkin berlokasi lebih jauh, memerlukan waktu tambahan dengan berjalan kaki atau menggunakan angkutan umum. Penting untuk memertimbangkan lokasi dan anggaran saat memilih hotel agar dapat mengoptimalkan perjalanan umrah.
5. Jelajahi destinasi wisata religi
Perjalanan umrah seringkali lebih bermakna dengan tambahan kunjungan ke beberapa objek wisata setempat, terutama yang memiliki nilai sejarah dan religi. Beberapa tempat yang sering dikunjungi oleh wisatawan umrah meliputi Jabal Nur, Gua Hira, dan Jabal Rahmah di Makkah, serta Jabal Magnet dan Jabal Uhud di Madinah.
(Rizka Diputra)