“Tubuh mempersepsikan bahaya ke bentuk lain seperti cemas, tetapi jika berlebihan badan perlu di cooling down (pendinginan), di situlah keringetan terjadi. Kalau proses cooling down ini gagal, badan bisa shutted down (dimatikan) dan Anda bisa pingsan,” ucap Rizal Do.
Di sisi lain, yang menjadi permasalahan adalah pada sebagian orang, cooling downnya membutuhkan keringat banyak dan penyebabnya masih menjadi hal yang perlu diteliti. Sehingga dalam kondisi ini, faktor keturunan diduga masih menjadi salah satu penyebab seseorang mengalami hiperhidrosis.
(Leonardus Selwyn)