3. Lebih banyak kerugian ketimbang manfaatnya
Sabuk pengaman dalam kebanyakan kasus bisa menimbulkan lebih banyak kerugian daripada yang Anda perkirakan.
Jika kereta tergelincir dari jalurnya, Anda mungkin tidak ingin terikat pada kursi. Langkah paling logis adalah melompat. Jika mengenakan sabuk pengaman, Anda tidak akan bisa menghindari benda yang terbang. Tubuh Anda juga bisa terpelintir sehingga menyebabkan cedera serius.
Studi dari Transit Cooperative Research Program menyimpulkan bahwa sabuk pengaman tidak praktis diterapkan di kereta api. Para peneliti menemukan bahwa mayoritas penumpang tidak bersedia menggunakan sabuk pengaman.
Masinis kereta api (Foto: PT KAI)
Penelitian tersebut juga menyatakan mengenakan sabuk pengaman dapat menyebabkan cedera lebih serius.
4. Bikin penumpang tidak nyaman
Sederhananya, sabuk pengaman di kereta sejatinya tidak nyaman. Seperti yang disebutkan, kereta api melaju dengan momentum dan tidak ada turbulensi seperti pesawat.
Kereta api sudah memiliki pengatur stabilitas yang dirancang untuk mencegah tabrakan. Oleh karena itu, sabuk pengaman dianggap tidak praktis. Ini juga akan menjadi implementasi yang mahal.
(Rizka Diputra)