Tahi Lalat Bisa Berubah Menjadi Kanker? Mitos atau Fakta?

Chindy Aprilia Pratiwi, Jurnalis
Sabtu 23 Desember 2023 13:43 WIB
Tahi lalat. (Foto: Freepik.com)
Share :

KEMUNCULAN tahi lalat pada bagian tubuh masyarakat dianggap menjadi suatu hal yang wajar untuk dilihat. Namun, seiring dengan berjalannya waktu, kondisi tahi lalat yang kian tumbuh dan membesar bisa menjadi awal mula timbulnya kanker.

Lantas apakah hal itu benar?

Dokter Spesialis Penyakit Dalam, Profesor Zubairi Djoerban mengatakan timbulnya tahi lalat itu sendiri pada setiap individu dipengaruhi oleh dua faktor yaitu genetik dan paparan sinar matahari.

Biasanya, di daerah kulit yang terkena sinar matahari tahi lalat lebih sering muncul, dibandingkan pada area kulit tidak terkena matahari. Namun, tidak menutup kemungkinan tahi lalat juga bisa terjadi di area yang tidak terkena sinar matahari.

“Utamanya adalah tahi lalat yang mempunyai tepi yang tidak beraturan dan batasnya dengan kulit sekitarnya tidak tegas. Tahi lalat ini juga dapat ditemui pada daerah-daerah yang tidak mendapat sinar matahari seperti kulit sekitar pinggang, payudara, dan bokong,” kata Profesor Zubairi, dikutip dalam akun X miliknya @ProfesorZubairi, Sabtu (23/12/2023).

Menurutnya, tahi lalat dalam perkembangannya dapat berubah dari yang semula datar menjadi timbul, atau yang memang sudah menonjol dapat menjadi membesar. Perubahan ini dapat dikatakan normal, akan tetapi dapat juga menjadi suatu kelainan kanker kulit.

Oleh karena itu, pada beberapa kasus hal ini perlu diperhatikan, apakah tahi lalat tersebut memiliki tanda-tanda lain seperti kemerahan, luka, atau bengkak baik pada tahi lalat atau kulit sekitarnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya