Sedangkan jika masih mengalami disfungsi ereksi, maka diperlukan ke spesialis urologi ketika diabetesnya sudah terkontrol. Karena pengobatannya yang macam-macam sehingga tidak bisa dilakukan secara sembarang.
“Ingat juga, harus hati-hati jika sedang konsumsi obat penyakit jantung koroner. Beberapa obat tidak bisa digabung dengan obat untuk disfungsi ereksi,” ucap Profesor Zubairi.
Artinya, pada penderita harus berhati-hati dalam mengonsumsi obat disfungsi ereksi. Karena harus dilakukan konsultasi terlebih dahulu sehingga dokter yang akan menentukan pengobatan seperti apa yang perlu dijalani.
(Leonardus Selwyn)