UNTA merupakan hewan berkaki empat yang memiliki kemampuan adaptasi luar biasa di lingkungan gurun.
Hewan ini telah menjadi bagian integral dari budaya dan kehidupan masyarakat di wilayah padang pasir selama berabad-abad.
Kemampuan unta untuk bertahan hidup di padang pasir membuatnya dianggap sebagai 'kapal' atau 'perahu' yang dapat membantu manusia menavigasi.
Melansir The Daily Wild Life, unta dijuluki perahu padang pasir karena memiliki sifat seperti perahu. Perahu dapat berlayar di atas air, begitu juga dengan unta yang dapat meluncur di atas padang pasir.
(Foto: Pixabay)
Unta dapat membawa banyak barang dan manusia di lautan pasir gurun yang luas. Hal ini sama seperti perahu dikelilingi oleh lautan air yang tidak terbatas.
Unta juga dapat bertahan hidup tanpa air dalam waktu lama. Mereka memiliki kemampuan unik untuk menyimpan air dalam tubuh mereka dan mengurangi kehilangan air melalui urin dan keringat.
Seekor unta yang kehausan dapat meminum lebih dari 20 galon atau 75 liter air dalam beberapa menit. Kemudian mereka menyimpan air tersebut di dalam punuk sebagai sumber energi cadangan.
Dalam kondisi gurun yang tandus jelas sumber daya yang langka dan terbatas. Sehingga manusia mencari transportasi alternatif yang dapat membawa mereka melintasi padang pasir dan unta adalah jawabannya.