10 Destinasi Wisata Terburuk di 2023, Nomor 9 Ada Ratusan Mayat Turis Membeku

Talitha Reina Alfira, Jurnalis
Selasa 12 Desember 2023 21:35 WIB
Pendaki Gunung Everest. (Foto: REUTERS)
Share :

PERJALANAN memberikan pengalaman berharga, namun tidak semua tujuan memiliki daya tarik yang sama. Ada tempat yang memberikan kesenangan tak terlupakan, sementara yang lain bisa menjadi mimpi buruk bagi wisatawan.

Penting untuk mengetahui destinasi mana yang sebaiknya dihindari karena tingkat kejahatan tinggi atau kurangnya daya tarik. Baik Anda seorang pelancong solo atau merencanakan perjalanan bersama keluarga, penting untuk mendapatkan informasi tentang destinasi yang sebaiknya dihindari.

Artikel ini akan mengeksplorasi beberapa tempat terburuk untuk dikunjungi pada 2023 dan memberikan informasi yang diperlukan agar Anda dapat membuat keputusan yang tepat tentang rencana perjalanan Anda.

Melansir dari Wallet Genius, berikut beberapa tempat tujuan yang sebaiknya dihindari di dunia.

 BACA JUGA:

1. Nagoya, Japan

Nagoya, kota terbesar keempat di Jepang, sering diabaikan oleh wisatawan yang lebih memilih destinasi populer seperti Tokyo dan Kyoto. Meskipun memiliki tempat menarik seperti Kastil Nagoya dan Kuil Atsuta, fokus industri yang kuat membuatnya kurang menarik bagi mereka yang mencari pengalaman tradisional Jepang.

Beberapa bahkan menganggap Nagoya sebagai kota paling biasa di Jepang, karena kurangnya daya tarik khusus yang membuatnya istimewa. Pemandangan modern dengan gedung pencakar langit dan bangunan beton lebih mendominasi daripada elemen-elemen tradisional.

 

Nagoya Womens Marathon 2024

2. Atlanta, Amerika Serikat

Atlanta, Georgia, sebagai ibu kota dan pusat ekonomi, sayangnya sering diabaikan oleh wisatawan yang lebih memilih destinasi terkenal seperti New York City atau Los Angeles. Beberapa alasan orang enggan ke Atlanta karena kota ini kurang bersemangat dibanding kota besar lain di Amerika Serikat.

 BACA JUGA:

Banyak yang menganggap Atlanta membosankan, sehingga mungkin lebih baik memilih destinasi lain. Meskipun Georgia memiliki atraksi menarik seperti Akuarium Georgia dan tempat kelahiran Martin Luther King, Jr., mereka dapat dijelajahi dalam waktu singkat.

3. Acapulco, Meksiko

Acapulco, Meksiko, dulu terkenal sebagai destinasi liburan populer, tapi sekarang jadi salah satu kota paling berbahaya di negara itu. Tingkat kejahatan tinggi, terutama terkait narkoba dan pembunuhan, bahkan melebihi banyak kota lain di Meksiko.

Ancaman kekerasan tidak hanya terbatas pada jalanan, tapi juga mencakup pantai dan tempat wisata lainnya. Wisatawan yang menikmati pantai bisa menjadi korban kejahatan atau serangan, bahkan risiko terjebak dalam kebakaran.

 BACA JUGA:

4. Casablanca, Maroko

Casablanca, meskipun memiliki atraksi seperti Medina Lama dan Masjid Hassan II, sering dianggap kurang menarik dibandingkan Marrakech dan Fez di Maroko. Kota ini terkesan modern, dengan arsitektur yang lebih canggih dan kurangnya elemen khas Maroko yang memukau.

Selain itu, lalu lintas dan polusi yang padat membuat Casablanca kurang menawarkan ketenangan dan kedamaian yang dicari oleh banyak pengunjung selama liburan. Mungkin lebih cocok untuk kunjungan singkat daripada tinggal lama.

5. Cape Town, Afrika Selatan

Pada 2023, Cape Town, Afrika Selatan, menghadapi tantangan serius sebagai destinasi wisata. Tingkat kejahatan yang tinggi, terutama kejahatan kekerasan dan aktivitas geng, menjadikan kota ini salah satu yang paling berbahaya di dunia.

 

Cape Town

Krisis air yang berkepanjangan juga menjadi permasalahan serius, dengan kekeringan menyebabkan pembatasan air yang ketat dan dampak negatif pada sanitasi. Meskipun memiliki keindahan alam yang luar biasa, masalah-masalah ini dapat memengaruhi pengalaman perjalanan di Cape Town.

 BACA JUGA:

6. Nassau, Bahama

Nassau, ibu kota Bahamas, sering dikunjungi oleh wisatawan untuk budayanya yang hidup dan pantainya yang cantik. Meskipun menarik untuk liburan tropis, kadang terasa terlalu ramai dan dinilai sebagai perangkap wisata.

Harga tinggi dan penjual jalanan yang agresif juga menjadi keluhan umum. Kehadiran reguler kapal pesiar, meskipun membawa pendapatan, juga membawa dampak negatif seperti kelelahan, kekhawatiran lingkungan, dan lonjakan jumlah pengunjung di kota.

7. San Pedro Sula, Honduras

San Pedro Sula, Honduras, merupakan kota paling berbahaya di dunia dengan tingkat kejahatan yang tinggi, termasuk perdagangan narkoba dan aktivitas geng. Risiko serangan, perampokan, dan pencurian sangat tinggi, menjadikannya kota dengan tingkat pembunuhan tertinggi.

Selain keamanan yang meragukan, San Pedro Sula kurang menarik sebagai destinasi wisata, dengan infrastruktur dan daya tarik budaya yang terbatas. Disarankan untuk menghindari kunjungan ke kota ini pada tahun 2023.

8. Lembah Kematian, California

Death Valley, terletak di California, dikenal dengan cuaca ekstrem dan medan kerasnya, menjadikannya sulit untuk dikunjungi. Suhu bisa mencapai 100 derajat Fahrenheit selama musim panas, membuatnya tidak ramah bagi mereka yang tidak terbiasa dengan panas sangat tinggi.

Kegiatan seperti hiking dan berkemah berisiko dan tidak nyaman karena suhu yang ekstrem. Death Valley terkenal dengan kurangnya fasilitas, dengan luas taman lebih dari 3.000 mil persegi, pasokan makanan, air, dan gas terbatas, membuat perencanaan perjalanan menjadi tantangan.

9. Gunung Everest, Nepal

Gunung Everest di Nepal menarik banyak turis, tetapi mendakinya sulit dan berbahaya. Disarankan agar yang kurang berpengalaman menghindari mencoba mendaki puncaknya.

 

Cuaca ekstrem, lereng curam, dan ketinggiannya menimbulkan risiko hipoksia, gigitan beku, dan cedera dingin fatal. Meskipun banyak yang mencoba, risiko cedera dan kematian tetap tinggi, dengan lebih dari 200 mayat membeku ditinggalkan di gunung.

10. Perbatasan Perancis yang Eroding

Pada 2023, pantai di Prancis, terutama di Normandy dan Brittany, terkena masalah erosi serius akibat aktivitas manusia dan perubahan iklim. Ini menyebabkan tebing runtuh dan kehilangan pantai, merugikan pemandangan dan meningkatkan risiko bagi pengunjung. Komunitas lokal, terutama yang bergantung pada pariwisata, terpukul parah, walaupun beberapa kota berusaha mengatasi erosi.

(Salman Mardira)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya