“Covid-19 itu kan patogen baru menyebar, sehingga kita gak tau obatnya apa, kita gak tau vaksinnya apa, merawatnya gimana. Tapi kalau Mycoplasma itu dari dulu udah ada, dan kita udah tau cara ngobatinnya kayak gimana, menyebarnya seperti apa” ucap Menkes Budi.
Lebih lanjut, dia mengatakan pada penyebaran Mycoplasma memiliki ukuran tersendiri yang dihitung oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), dan hasilnya masih sangat rendah. Sehingga masyarakat tidak dihimbau tidak perlu merasa khawatir.
“Kan ada ukuran-ukuran WHO kan 20 per 100 ribu itu masih sangat jauh di bawah,” tutur Menkes Budi.
(Leonardus Selwyn)