Sementara itu, demi menguatkan kompetensi tenaga perawat onkologi, sejumlah pihak yakni Pusat Kanker Nasional Rumah Sakit Kanker Dharmais (RSKD), Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia (FIK-UI), Himpunan Perawat Onkologi Indonesia (HIMPONI) dan Roche Indonesia sejak tahun 2021 melakukan kemitraan.
Merujuk data pada Agustus lalu, kemitraan ini menghasilkan 125 perawat besertifikat keperawatan onkologi dasar dan 25 pelatih besertifikat ToT Basic Oncology Nursing Training, serta 56 orang perawat penerima beasiswa spesialis keperawatan onkologi.
Kemitraan tersebut lalu diperluas dengan melibatkan Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada untuk membuka program studi spesialis keperawatan onkologi di UGM pada tahun depan.
(Dyah Ratna Meta Novia)