Warning, Covid-19 Varian EG.5 yang Dominasi Singapura Sudah Masuk Indonesia

Devi Pattricia, Jurnalis
Kamis 07 Desember 2023 05:32 WIB
Varian Covid-19 mengancam. (Foto: Futura science)
Share :

SEPERTI diketahui, lonjakan kasus Covid-19 yang terjadi di Singapura disebabkan oleh varian EG.5 atau Eris. Namun sejatinya varian tersebut sudah masuk di Indonesia sejak juni 2023 yang lalu.

Ketua Satgas Covid-19 PB IDI, Prof DR Dr Erlina Burhan, SpP(K) mengatakan, infeksi Covid-19 oleh varian EG.5 paling tinggi terjadi pada bulan Juli 2023 sebanyak 20%. Namun memang tidak ada gejala-gejala berat yang ditimbulkan dari infeksi varian Covid-19 tersebut.

 

“Selama ini gejalanya cenderung ringan seperti batuk, demam, rhinorrhea, kehilangan penciuman dan pengecapan, seperti gejala umum Omicron,” jelas Prof DR Dr Erlina Burhan, SpP(K).

 BACA JUGA:

Namun sebenarnya, infeksi Covid-19 itu berat atrtau ringan sangat dipengaruhi oleh tingkat kekebalan tubuh seseorang bukan dari jenis varian yang menginfeksinya. Akan tetapi ada kemungkinan gejala menjadi berat pada kelompok rentan seperti lansia, orang komorbiditas dan orang dengan kondisi imunokompromais.

Dengan munculnya varian ini alangkah baikanya vaksinasi digencarkan lagi, terutama untuk masyarakat yang termasuk kelompok rentan tersebut. Sebab capaian vaksinasi booster di Indonesia masih sangat rendah utamanya pada vaksin booster kedua.

 BACA JUGA:

Berdasarkan data dari PB IDI, capaian vaksinasi booster 1 di Indonesia baru sebanyak 38,17% atau sebanyak 69.306.719 orang. Sedangkan untuk capaian vaksinasi booster ke-2 hanya mencapai 2% atau sebanyak 3.622.22 orang.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya