DIREKTUR Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Maxi Rein Rondonuwu mengatakan bahwa mycoplasma pneumonia bukanlah penyakit baru.
Dengan begitu, masyarakat tidak perlu panik berlebih namun diminta untuk tetap waspada. Karena itu, pola hidup bersih dan sehat harus didisiplinkan kembali agar tidak mudah terpapar penyakit.
"Mycoplasma pneumonia ini bukan penyakit baru dan umumnya ada sejak dulu," kata Maxi di konferensi pers virtual, Rabu (6/12/2023).
Bahkan, data Kemenkes mencatat bahwa pasien mycoplasma pneumonia di Indonesia sudah tercatat sebelum pandemi Covid-19 dengan rata-rata 8,5 persen kasusnya di Indonesia.