KASUS infeksi Covid-19 kembali menunjukkan peningkatan pada beberapa negara seperti Amerika Serikat dan Singapura. Peningkatan kasus ini disebabkan oleh hadirnya subvarian baru yang bernama EG.5
EG.5 atau yang bisa disebut Eris merupakan subvarian turunan dari varian Omicron XBB.1.9.2. Subvarian ini mempunyai satu mutasi yang dapat menghindari antibodi yang dihasilkan oleh sistem kekebalan tubuh dari respon varian serta vaksin sebelumnya.
Melansir The New York Times, Selasa (5/12/2023), sebelumnya subvarian EG.5 sempat mendominasi kasus Covid-19 di dunia pada Agustus. Namun subvarian ini telah terdeteksi pada Februari 2023 di Tiongkok dan mulai masuk ke Amerika Serikat untuk pertama kalinya pada April 2023.