"Begitu juga terkait life skill dan soft skill," imbuhnya.
Lebih lanjut, Atikoh menyampaikan, dengan bekal dan ilmu yang sama, seluruh anggota pramuka pun memiliki tanggung jawab yang sama.
“Ketika berada di tengah hutan mereka itu sudah harus bisa survival. Ketika ada kondisi bencana mereka harus selalu siap sedia,” ucap Atikoh.
Hal-hal dalam pramuka seperti yang disampaikan oleh Siti Atikoh pun dapat diterapkan dalam seluruh organisasi lainnya. Baik perempuan maupun laki-laki harus diberi kesempatan untuk mempelajari hal yang sama. Dengan ilmu yang sama, keduanya pun berhak mendapat kesempatan yang sama untuk menjadi pemimpin.
(Dyah Ratna Meta Novia)