Selain itu, pemakaian antibiotik yang tidak tepat, misalnya yang seharusnya dosisnya tiga kali sehari, hanya diminum dua kali sehari, juga menyebabkan resisten. Pemilihan antibiotik yang tidak tepat atau tidak sesuai dengan jenis kuman juga bisa meningkatkan risiko AMR.
"Tenaga kesehatan wajib melakukan screening untuk mengetahui jenis kuman dan bakteri yang ada di tubuh pasien agar jenis antibiotiknya bisa sesuai," pungkasnya.
(Dyah Ratna Meta Novia)