Bayi Prematur Meninggal Usai Diduga Dipakai Bikin Konten, Ibu: Saya Tidak akan Gentar Bela Keluarga

Chindy Aprilia, Jurnalis
Rabu 22 November 2023 12:00 WIB
Bayi prematur jadi korban. (Foto: Inst)
Share :

VIRAL di media sosial bayi prematur dengan berat 1,5 kg meninggal dunia, usai diperbolehkan pulang oleh sebuah klinik di daerah Tasikmalaya yang menanganinya. Klinik tersebut masih ramai jadi perbincangan netizen.

Diduga klinik memberikan pelayanan buruk kepada pasiennya. Lewat akun Instagram @nadiaanastasyasilvera kronologi kejadian itu dibeberkan di beberapa postingannya.

 

Awal mulanya Nisa Armila datang ke klinik pukul 16.00 WIB dengan keluhan mules pada bagian perutnya seperti ingin melahirkan. Nisa yang saat itu memiliki usia kandungan 36 minggu atau sembilan bulan, ditemani kakak iparnya justru diminta pulang oleh pihak klinik, karena dianggap masih dalam pembukaan dua, walaupun saat itu kondisi Nisa sudah menunjukkan keadaan lemas.

 BACA JUGA:

“Lalu pukul 20.00 WIB saya bawa kembali istri saya ke klinik karena kondisi istri saya sudah tidak bisa lagi menahan sakit di perutnya. Di Klinik istri saya tidak dilayani dengan baik oleh bidan jaga, ia terus bermain handphone tidak memperdulikan istri saya yang kesakitan,” tulis Erlangga selaku suami dalam postingan, dikutip dalam Instagram @nadiaanastasyasilvera.

Sang bidan hanya menyampaikan kalau ia akan memeriksa kondisi Nisa pada pukul 24.00 WIB. Akan tetapi sekitar pukul 21.30 WIB, Nisa yang khendak ingin ke Toilet tiba-tiba saja mengeluarkan banyak darah serta air ketuban yang membuat sang suami panik, dan segera memanggil bidan untuk memeriksa istrinya. Namun ia tetap tidak mau memeriksa dan tetap ingin melakukannya di jam 24.00 WIB.

Singkat cerita, bayi pasangan Nisa dan Erlangga pun lahir pada pukul 22.00 WIB dengan berat awal yang ditimbang di klinik 1,7 kg, pihak klinik tidak memberikan secara rinci terkait kondisi bayi saat dilahirkan.

Mirisnya, saat proses persalinan Nisa juga justru dinilai oleh pihak keluarga dijadikan bahan praktek kepada mahasiswa yang sedang bertugas di sana. Sedangkan bidan senior memilih untuk tetap asyik bersama handphonenya.

 BACA JUGA:

Bayi Nisa dan Erlangga pun dimasukkan ke dalam inkubator sederhana dengan dilapisi pakaian dan juga selimut. Tidak memberikan informasi tambahan apapun tentang kondisi bayi, bidan meninggalkan bayi itu tanpa dilakukannya observasi.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Telusuri berita Women lainnya