Viral Bayi Prematur Meninggal Usai Diduga Dipakai Klinik Bikin Konten

Chindy Aprilia, Jurnalis
Senin 20 November 2023 16:33 WIB
Ilustrasi bayi. (Foto:Freepik)
Share :

Singkat cerita, saat sudah berada di rumah dan sempat bermain serta memberikan susu seperti yang diarahkan oleh pihak klinik, tiba-tiba pukul 21.00 WIB Nisa berteriak sambil menangis kalau detak jantung bayinya tidak terdengar.

Erlangga pun dengan sigap membawa bayinya ke klinik lagi dengan didapatkan ternyata klinik itu juga mendadak tutup serta keadaan gerbang tergembok. Tidak berlangsung lama keluar laki-laki yang dianggap dokter lalu memeriksa dan mendiagnosa bayi tersebut, dan menyatakan kalau bayi itu meninggal dunia, tanpa diberikan surat pengantar atau surat apapun Erlangga yang merasa tidak percaya dengan pernyataan dokter langsung membawa bayinya ke salah satu rumah sakit.

Pihak rumah sakit pun memeriksa dan segera ambil tindakan serta mendapatkan ternyata berat badan bayi itu 1,5 kg.

“Suster dan dokter di sana kaget kenapa ini anak dengan BB hanya 1,5 kg bisa pulang? Minimal inkubator untuk bayi dengan BB 1,5 kg adalah selama tujuh hari atau sepuluh hari,” ucap dokter ditulis Erlangga.

Akhirnya dengan perasaan sedih serta tidak menyangka, Erlangga dan keluarga harus pulang dengan keadaan bayinya yang sudah tidak bernyawa menggunakan ambulans. Bahkan untuk surat kematian sang bayi pun di urus dan diberikan oleh pihak rumah sakit.

Ditambah yang tidak membuat habis pikir pihak keluarga sangat menyayangkan, secara diam-diam klinik tampak membuat sebuah konten foto dan video sebelum bayinya dinyatakan meninggal dunia.

"Bayi 1,5 Kg kalian beginikan tanpa ada izin dari pihak keluarga, tanpa ada pemberitahuan dari pihak keluarga. Yang harusnya ini bayi di inkubator dan diberikan perawatan yang intensif malah kalian buat review dan konten. Di mana hati nurani kalian? Ini manusia loh, bukan binatang!," tulis Nadia.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Telusuri berita Women lainnya