Akhirnya deklarasi dan konvensi itu diadopsi menjadi kampanye hari khusus yang didedikasikan untuk anak. Oleh karena itu, saat ini dikenal sebagai Hari Anak Sedunia.
Mengingat Hari Anak Sedunia dirayakan setiap tanggal 20 November untuk mempromosikan kebersamaan internasional, kesadaran di antara anak-anak di seluruh dunia, dan meningkatkan kesejahteraan anak.
Sementara itu para ibu dan ayah, guru, perawat dan dokter, pemimpin pemerintahan dan aktivis masyarakat sipil, para pemuka agama dan komunitas, tokoh perusahaan dan profesional media, serta kaum muda dan anak-anak itu sendiri, dapat memainkan peran penting dalam membuat Hari Anak Sedunia relevan bagi mereka, masyarakat, komunitas dan bangsa.
Hari Anak Sedunia menawarkan kepada kita masing-masing pintu masuk yang penuh inspirasi untuk mengadvokasi, mempromosikan dan merayakan hak-hak anak, diterjemahkan ke dalam dialog dan tindakan yang akan membangun dunia yang lebih baik bagi anak-anak.
(RIN)
(Rani Hardjanti)