CALON Presiden (Capres), Ganjar Pranowo mendapatkan doa serta dukungan dari warga serta tokoh adat Batak Toba yang ada di Kabupaten Toba, Sumatera Utara.
Doa dan dukungan dari tokoh adat tersebut datang saat Ganjar bersilaturahmi ke satu dari tujuh kabupaten yang mengelilingi Danau Toba itu, pada Minggu, 12 November 2023 lalu.
Di sana Ganjar disambut oleh para warga Batak. Saat itu, Ganjar didoakan oleh Daniel Boru Simare, seorang nenek berusia 90 tahun.
Masyarakat Batak Toba dikenal memiliki kebudayaan, salah satunya adalah kain Ulos, yang mereka kenakan untuk Ganjar Pranowo.
Selain kain Ulos, masyarakat Batak Toba juga memiliki kekayaan budaya lainnya, yakni dalam bentuk rumah adat yang unik. Rumah adat Batak Toba ini bernama Rumah Bolon.
Keunikan Rumah Bolon
Rumah tradisional berbentuk persegi panjang dan berbentuk seperti rumah panggung tersebut biasanya dapat dihuni oleh 5 sampai 6 keluarga.
(Foto: Instagram/@ganjar_pranowo)
Ciri khas rumah adat Batak Toba ini dapat dilihat pada desainnya yang terdiri dari dua bangunan utama, yakni tempat tinggal yang disebut dengan nama 'ruma' dan ada juga lumbung padi yang disebut dengan nama 'sopo'.
Untuk memasuki rumah, para pengunjung harus menaiki anak tangga berjumlah ganjil yang terletak di tengah rumah.
Jika masyarakat ingin memasuki rumah Batak Toba, harus menundukkan kepala agar tidak terbentur balok. Artinya pengunjung harus menghormati pemilik rumah.
Rumah bolon ini mempunyai dua jenis pintu yaitu pintu horizontal dan pintu vertikal. Namun pintu horizontal kini sudah tidak digunakan lagi.
Keunikan selanjutnya ialah rumah Bolon masih dibangun menggunakan kayu. Namun, kayu yang digunakan sangatlah berkualitas, sehingga bangunan rumah Bolon tetap dapat berdiri kokoh.