Di Mana Letak Kota M yang Hits dalam Serial Gadis Kretek?

Nurul Amanah, Jurnalis
Senin 13 November 2023 15:01 WIB
Dian Sastro dalam serial Gadis Kretek. (Foto: Netflix)
Share :

GADIS Kretek lagi hits. Serial Netflix yang diadopsi dari novel karya Ratih Kumala ini dibintangi oleh Dian Sastrowardoyo, Ario Bayu, Putri Marino, Arya Saloka, dan sederet aktris serta aktor kenamaan lainnya.

Mengangkat latar kisah mengenai industri kretek di tahun 1960-an, salah satu hal yang mencuri perhatian dari serial Gadis Kretek ini adalah latar tempatnya. Pasalnya, penulis hanya menyebutkan inisial 'Kota M' sehingga banyak orang yang penasaran.

Terlebih kota tersebut bukanlah Kota Kudus yang dijuluki sebagai Kota Kretek karena terkenal sebagai sentra industri rokok. Rasa penasaran semakin memuncak, apa apa alasan di balik pemilihan kota tersebut?

Dalam sebuah acara Djoempa & Sapa Gadis Kretek di Jakarta beberapa waktu lalu, Ratih Kumala akhirnya mengungkapkan bahwa kota M adalah Kota Muntilan, sebuah kecamatan di sisi selatan Kabupaten Magelang, Jawa Timur.

 BACA JUGA:

Mulanya, seorang pria bernama Imanuel Jeff yang datang dari Muntilan bertanya kepada Ratih mengenai kota M yang dimaksud. Dia memperkenalkan diri sebagai anak dari generasi keenam Toko Wajik Nyonya Pang, yang menjadi salah satu petunjuk dari kota M yang disebutkan Ratih di novel Gadis Kretek.

Jauh-jauh dia datang hanya untuk memastikan ke Ratih bahwa Kota M adalah Muntilan. Dia juga ingin memastikan bahwa toko yang dituliskan adalah toko milik keluarganya.

 

Satu lagi petunjuk tentang 'Kota M' di serial dan novel Gadis Kretek adalah tape ketan yang merupakan hidangan khas dari Kecamatan Muntilan.

Ratih pun mengungkap bahwa Muntilan sengaja ditulis dengan inisial hanya untuk memancing rasa penasaran pembaca. Tak bermaksud apapun, Ratih hanya iseng agar pembaca menebaknya.

 BACA JUGA:

Ratih sendiri merupakan keturunan langsung dari keluarga pemilik perusahaan rokok kretek masa lalu di Muntilan, Jawa Tengah. Sayangnya, Ratih hanya mendengar cerita-cerita tentang bisnis kretek yang dibangun kakeknya dahulu lantaran industri kretek di sana tak lagi berkembang. Dia tak lagi merasakan suasana kehidupan masyarakat yang menghasilkan kretek di Muntilan.

Berangkat dari kisah masa kecilnya, Ratih memutuskan untuk menuliskan kota Muntilan ketimbang Kudus yang dijuluki sebagai Kota Kretek.

 

Kedekatannya pada kota Muntilan itu lah yang membuat Ratih ingin menceritakan kisah industri kretek lewat kisah Dasiyah (Dian Sastrowardoyo), perempuan visioner yang gemar meracik saus rokok kretek, dan Soeraja (Ario Bayu) dalam kisah cinta yang turut menyeret mereka dalam peristiwa besar dalam sejarah Indonesia dengan latar kota Muntilan

Meski demikian, Kudus menjadi bagian dari perjalanannya melakukan riset, tempat persinggahan untuk mengenal industri kretek lebih dalam.

(Salman Mardira)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya