“STC telah membuka peluang dan menjadi jembatan emas untuk mempromosikan Biak, kita harus lakukan komunikasi dan diplomasi untuk menggaet program bisa masuk ke Biak, dan apa yang dibuat saat ini untuk kemajuan kabupaten yang kita cintai dan banggakan ini,” pungkasnya.
Bupati Herry menambahkan, terkait tema STC 2023 “Memperkuat Kedaulatan Maritim Indonesia di Pasifik”, dirinya menekankan bahwa Biak Numfor merupakan pintu Indonesia di kawasan Pasific. Ekonomi dunia pun mulai bergeser ke kawasan Pasific.
“Selain pariwisata, Biak Numfor memiliki potensi maritim. Kami punya yellowfin tuna yang bernilai ekonomi tinggi, dalam Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP 717), Biak Numfor memiliki potensi tuna 1,1 juta ton per tahun. Ketika kita mampu mengekspor 600-800 ribu ton per tahun akan menghasilkan devisa bagi negara Rp17,5 triliun,” ungkapnya.
Bupati yang menjabat sejak 19 Maret 2019 ini menambahkan, dengan terselenggaranya STC 2023, maka tidak hanya mempromosikan pariwisata, tapi juga potensi maritim yang bernilai ekspor. Sehingga berdampak pada peningkatan ekonomi daerah.
“Biak Numfor punya potensi tuna, Yapen punya ikan baramundi, Waropen punya kepiting dan udang tiger, dan Sarmi punya udang tiger, ikan tenggiri, dan udang vaname,” jelasnya.
Jangan lewatkan Sail Teluk Cenderawasih 2023. Papua wajib menjadi bucket list tujuan wisata Anda tahun ini. Berwisata ke Papua sembari menikmati suguhan pemandangan dan pagelaran STC tentu menjadi pengalaman liburan yang sulit dilupakan.
(Agustina Wulandari )