Meski Faucette akhirnya meninggal, istri dan keluarga tetap berterima kasih kepada staf di University of Maryland Medical Center atas perawatan dan dukungan yang diberikan kepada Faucette selama ia menjalani hari-harinya.
“Kami tetap menantikan kemajuan dan kesuksesan di bidang xenotransplantasi,” ucapnya.
Xenotransplantasi memang diketahui beberapa kali sempat gagal dalam beberapa waktu dekade, karena membutuhkan waktu puluhan tahun untuk dapat bisa sempurna. Akibatnya kegagalan ini juga bisa dikatakan karena kondisi kekebalan tubuh yang tidak memungkinkan, sehingga menghancurkan jaringan asing yang masuk ke dalam tubuh.
(Dyah Ratna Meta Novia)