"Hebatnya, pria ini tidak mengalami kerusakan permanen pada buah zakar atau epididimisnya atau saluran yang menyimpan sperma," ungkap laporan itu.
Pria muda itu dirawat hanya sehari di rumah sakit. Di sisi lain, ia disarankan untuk rutin konsultasi ke psikiater.
Kemudian, obat yang dibawa pulang pun bukan obat anti-nyeri melainkan antipsikotik atau obat yang bertujuan mengurangi dan mengendalikan gejala skizofrenia, termasuk delusi dan halusinasi.
(Dyah Ratna Meta Novia)