Angka Stunting di Indonesia Terus Meningkat, Kemenkes Resmikan Gerakan Anak Sehat Bersama Cegah Stunting

Devi Ari Rahmadhani , Jurnalis
Selasa 31 Oktober 2023 13:00 WIB
Kemenkes resmikan gerakan anak sehat bersama, cegah stunting. (Foto: Freepik.com)
Share :

MENTERI Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin meresmikan Gerakan Anak Sehat Bersama Cegah Stunting pada Selasa (31/10/2023). Gerakan ini merupakan upaya penurunan stunting yang ada di Indonesia.

Berdasarkan data yang dihimpun oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, data stunting di Indonesia sangat tinggi yakni mencapai 991 ribu.

"42 juta anak di Indonesia tidak mengalami pertumbuhan berat badan dari bulan sebelumnya. Kemudian kami laporkan ada 1 juta anak yang berat badannya kurang dari yang seharusnya. 522 ribu anak gizi kurang, 71 anak gizi buruk, dan 991 ribu anak stunting melalui catatan posyandu setiap bulan," tutur Maria Endang Sumiwi selaku Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat melalui YouTube Kementerian Kesehatan, Selasa (31/10/2023).

Angka stunting yang sangat tinggi tersebut tentu harus segera diturunkan dengan pemenuhan gizi pada anak-anak. Sebab, anak-anak yang mengalami stunting berisiko lebih tinggi mengidap penyakit degeneratif, seperti kanker, diabetes, dan obesitas.

Untuk menghindari segala penyakit tersebut, maka mencegah stunting sangat penting. Salah satu asupan makanan yang sehat dan bergizi untuk mencegah stunting yakni dengan mengonsumsi makanan tinggi protein hewani seperti telur, daging, dan ikan.

Namun, nyatanya tidak semua orangtua mampu memberikan makanan tersebut pada anak-anak mereka. Pada akhirnya anak-anak dibiarkan menjadi stunting. Untuk itu, Gerakan Anak Sehat hadir untuk membantu anak-anak Indonesia yang membutuhkan.

"Gerakan Anak Sehat bertujuan untuk mencegah stunting bersama-sama dan dilakukan dengan pemberian dukungan makanan lokal kepada anak-anak bermasalah gizi yang tadi kami laporkan," ucap Maria.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya