RAMBUT yang sehat sering kali ditandai dengan rambut yang tebal, berkilau, bervolume tidak rontok, tidak berketombe apalagi bercabang. Dalam keseharian, tahukah Anda bahwa penggunaan sampo punya peranan alias pengaruh penting terhadap kondisi kesehatan rambut?
Dijelaskan dokter sekaligus Healthy Educator, dr. Clarin Hayes ada kandungan pada shampoo yang idealnya memang ada untuk bisa membersihkan rambut dan kulit kepala secara menyeluruh.
“Surfaktan ini merupakan bagian dari detergen sampo yang fungsinya mengangkat kotoran,m minyak, polusi udara, dan segala macacm yang menempel di kulit kepala,” jelas dr. Clarin, dikutip dari akun TikTok pribadinya, @clahayes, Senin (30/10/2023)
BACA JUGA:
Punya fungsi utama untuk membersihkan, sayangnya pada kesempatan yang sama, surfaktan yang bisa mengangkat minyak kemungkinan besar bisa membuat kulit kepala juga menjadi kering. Maka dari itu, dalam sampo yang sama harus diimbangi dengan adanya kandungan emollient.
Contohnya, seperti diungkap dr. Clarin, mulai dari aloe vera, moringa oil, hingga root extract yang tujuannya untuk memberikan kelembapan, membersihkan, membuat batang rambut jadi lebih sehat dan berkilau, hingga menghindrasi agar kutikula rambut tidak menjadi rusak.
“Ingat anatomi rambut ya, ada medula, cortex, dan kutikula. Di mana kutikula ini penting banget untuk appearance (penampilan) rambut kita. Sehat atau enggaknya rambut kita kusam atau enggak, berkilau atau enggak itu adalah dari kutikula,” tambah dr. Clarin
Esssential oil, dapat menjadi fragrance alami yang juga menjadi antioksidan yang baik untuk rambut dan kulit kepala. Tidak sampai di situ, pH regulator misalkan citric acid juga tidak kalah membantu dalam menjaga keasaman dan kebasaan shampoo tersebut.
Tambahan lain menurut dr. Clarin sebagai pelengkap nutrisi yang penting yaitu vitamin, protein keratin dan lain sebagainya, yang lebih baik lagi memang disesuaikan dengan kebutuhan rambut.
“Jangan sampo saja, conditioner juga ya penting, karena membantu lebih melembapkan seusai rambut dibersihkan,” tutupnya singkat
(Rizky Pradita Ananda)