Apa Itu Penyakit Lupus, Diidap Shena Malsiana

Dyah Ratna Meta Novia, Jurnalis
Kamis 26 Oktober 2023 12:14 WIB
Shena semasa hidup. (Foto: Inst)
Share :

KABAR duka datang dari Shena Malsiana, salah satu kontestan 5 besar X Factor pertama. Ia menghembuskan nafas terakhirnya kemarin.

Ternyata sebelum Shena meninggal dunia, dirinya mempunyai beberapa riwayat penyakit yang menyerang tubuhnya seperti penyakit lupus nefritik dan gagal ginjal.

Penyakit lupus yang terjadi akibat adanya penyakit autoimun, sehingga mempengaruhi ginjalnya, bahkan hal itu juga merembet hingga gagal ginjal kronis hingga harus rutin melakukan cuci darah.

 

Lalu apa itu penyakit lupus?

Dikutip dari Siloam Hospitals, lupus adalah jenis penyakit autoimun yang terjadi ketika sistem kekebalan tubuh menyerang jaringan dan sel sehat. Lupus menyebabkan sel-sel tubuh mengalami kerusakan dan peradangan.

Pada umumnya, antibodi atau sistem kekebalan tubuh berfungsi untuk melindungi tubuh dari berbagai sel abnormal atau asing, seperti virus dan bakteri yang berpotensi menyebabkan penyakit.

Sementara itu, yang terjadi pada penderita lupus adalah sebaliknya. Antibodi justru menyerang sel-sel sehat dari dalam tubuh. Akibatnya tubuh akan lebih rentan terkena infeksi atau peradangan.

 BACA JUGA:

Penyebab Lupus

Secara umum, penyebab lupus adalah kelainan pada sistem imun yang menyerang jaringan atau sel sehat dalam tubuh. Kondisi ini dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya:

1. Genetik

Hal dapat meningkatkan risiko penyakit lupus adalah genetik atau keturunan. Tak jarang orang-orang yang memiliki riwayat keluarga terkena lupus mendapatkan hasil positif saat tes DNA autoimun.

2. Lingkungan

Faktor lingkungan yang dapat meningkatkan risiko lupus adalah paparan racun, seperti merkuri, asap rokok, dan gel natrium silika. Beberapa zat tersebut dapat memicu peradangan dan mendorong terbentuknya autoantibodi yang menyerang sel tubuh sendiri.

 BACA JUGA:

3. Hormon

Menurut penelitian, wanita lebih rentan mengalami lupus dibandingkan pria karena lebih banyak menghasilkan dan menggunakan hormon estrogen atau disebut juga hormon “immuno-enhancing.”

Hormon tersebut membuat wanita mempunyai sistem kekebalan lebih kuat. Tetapi, hal ini justru akan menjadi bumerang ketika antibodi berubah menjadi autoantibodi dan menyerang sel tubuh, sehingga penyakit autoimun lebih rentan terjadi.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya