Bahkan, menurutnya, setiap koleksi busana Biyan sangat memperhatikan masalah detail. Mulai dari detail bahan, hingga detail-detail rumit seperti embroidery. Tak heran, Biyan kini telah menjadi salah satu desainer Tanah Air yang namanya juga sudah mendunia.
“Jadi, dia desainer Indonesia, tapi dia bisa bikin koleksi baju dengan look mahal. Tapi mahal itu kan ada barang, ada harga,” ujarnya.
“Bayangin detail kancing-kancingnya, embroiderynya, tapi very fine yang memang. Kan Biyan kan salah satu desainer yang memang sudah masuk desainer dunia,” ujarnya.
Saat ditemui di pagelaran busana tunggal lini ready to wear Studio 133 Biyan baru-baru ini, Mpok Nur sendiri tampak mengenakan outer panjang berwarna hitam yang tampak dihiasi dengan motif floral embroidery nan elegan. Outer tersebut merupakan salah satu koleksi Fall/Winter Biyan.
Di kesempatan tersebut, Mpok Nur lantas berharap, agar ke depannya, banyak generasi-generasi muda yang bisa jadi penerus sosok Biyan Wanaatmadja.
Pasalnya, Mpok Nur menilai, Biyan merupakan salah seorang desainer Tanah Air yang sukses menciptakan karya yang banyak diminati oleh kalangan papan atas.
Meski memiliki harga koleksi yang terbilang mahal, namun, dengan kualitas karya yang diberikan, mampu membuat banyak kalangan berlomba-lomba bisa memiliki koleksi desainer asal Surabaya itu.
“Biyan ini sudah harus punya kloningan. Maksudnya Biyan harus sudah punya regenerasi, jadi harus sudah punya generasi anak-anak muda Indonesia, harus punya role model seperti mas Biyan,” tutur Mpok Nur.
“Kenapa? Mas Biyan sampai hari ini walaupun mahal, orang tetap tidak peduli dengan harga. Dan dia itu very very humble,” ujarnya.
(Endang Oktaviyanti)