KISAH cinta Ganjar Pranowo calon presiden 2024 menarik untuk diulas. Meski begitu, perjalanan Ganjar menuju kebahagiaan cinta tak selalu mulus. Seperti pasangan-pasangan yang berada di masyarakat, selalu akan ada kisah yang bisa diceritakan.
Lantas bagaimana kisah cinta Ganjar Pranowo? Berikut fakta-fakta menariknya
1. Pengalaman Pahit dari Ditolak Tiga Perempuan hingga Diterima yang Cocok Dengannya
Kisah cinta awal Ganjar Pranowo dapat dianggap sebagai pengalaman yang cukup pahit. Pasalnya, pada masa kuliahnya, dia mengalami penolakan tiga kali ketika mencoba mendekati tiga wanita yang menjadi pujaan hatinya. Pengalaman ini dibagikan oleh Ganjar melalui saluran YouTube The Hermansyah A6.
Menurut Ganjar, penampilannya pada masa itu mungkin menjadi alasan mengapa tiga wanita tersebut menolaknya. Saat masih muda, Ganjar Pranowo memiliki gaya rambut gondrong dan sering mengenakan pakaian yang sederhana, seperti jeans yang sudah lama dipakai dan kemeja flanel.
Setelah tiga kali mengalami penolakan dari wanita-wanita tersebut, akhirnya Ganjar menemukan pasangan hidupnya saat sedang menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN). Kisah dimulai ketika Ganjar dan Siti Atikoh sering bertemu selama KKN, dan dari pertemuan-pertemuan itu, mereka merasa cocok satu sama lain.
Hubungan mereka semakin dekat dan akhirnya mereka secara resmi menjalin hubungan percintaan. Yang menarik adalah bahwa baik Ganjar maupun Siti Atikoh sama-sama belum pernah memiliki pengalaman berpacaran sebelumnya.
2. Menggunakan Surat untuk Mendekati Perempuan, sebagai Salah Satu Modus
Pada masa itu, ketika teknologi belum terlalu maju, Ganjar Pranowo masih menggunakan surat sebagai cara untuk mendekati wanita yang menarik hatinya. Lebih dari itu, dia menjalankan berbagai strategi untuk mendekati wanita yang menjadi pujian hatinya.
"Dahulu, saya sering menggunakan metode seperti meminjam buku, belajar bersama, atau bertemu di perpustakaan. Itu mungkin terkesan klasik, namun itulah pengalaman yang saya alami, dan metode-metode seperti itu tidak selalu berhasil," ujar Ganjar.
3. Lika Liku Persaingan dengan Laki-Laki Lain yang Menyukai Siti Atikoh
Kisah cinta Ganjar Pranowo tidak selalu berjalan dengan lancar, terutama ketika ia harus menghadapi persaingan dengan pria lain yang lebih teratur darinya. Pada suatu waktu, seorang mahasiswa pria yang terikat oleh perjanjian dinas mencoba mendekati Siti Atikoh.
Ganjar dengan lapang dada memutuskan untuk membiarkan Siti Atikoh menemani pria tersebut, sementara dia sendiri menunggu dengan hati yang terbuka. Namun, meskipun Ganjar tidak memiliki sifat romantis yang khas, Siti Atikoh tetap memilih untuk berada di sisinya.
4. Pernikahan dan Awetnya Kemesraan hingga saat ini
Setelah melewati serangkaian proses yang panjang, Ganjar Pranowo dan Siti Atikoh secara resmi melangsungkan pernikahan mereka pada tanggal 25 September 1999 di Purbalingga. Ganjar Pranowo berbagi dokumentasi foto pernikahan tersebut melalui situs resminya.
Pernikahan mereka diselenggarakan dengan sederhana, yang terekam dalam foto-foto hitam-putih yang mengabadikan momen spesial tersebut. Dari pernikahan mereka, Ganjar dan Siti Atikoh diberkahi dengan kelahiran seorang putra pada 2003 yang diberi nama Muhammad Zinedine Alam Ganjar.
Setelah 24 tahun menjalani status pernikahan, kemesraan antara Ganjar dan Siti Atikoh tetap melekat. Mereka sering terlihat mesra bahkan ketika berada di tengah kerumunan, terutama melalui tindakan-tindakan yang menggemaskan dari istri Ganjar yang selalu menyambutnya dengan penuh keceriaan dan kasih sayang.
"Istri saya selalu datang kepada saya dengan ekspresi seperti anak kecil yang senang. Dia langsung memanggil saya 'ayah,' mencium pipi kanan dan kiri saya. Karena kita biasa seperti itu, bagi kami, hal tersebut adalah hal yang wajar," tutur Ganjar.
Meskipun beberapa orang mungkin skeptis dan menganggap kemesraan mereka sebagai pencitraan, terutama saat Ganjar terpilih sebagai gubernur, pasangan ini tetap tulus dalam mengekspresikan kasih sayang mereka di depan publik.
(Leonardus Selwyn)