GANGGUAN tiroid merupakan suatu kondisi medis dimana hormon tiroid yang diproduksi oleh kelenjar tiroid tubuh kita tidak sesuai dengan kondisi normal atau kebutuhan tubuh.
Berdasarkan data 2022 di Indonesia, jumlah penyandang hipotiroid diperkirakan mencapai 12,4 juta orang dengan tingkat penanganan diperkirakan masih sangat rendah yaitu 1,9 persen. Sedangkan jumlah penyandang hipertiroid diperkirakan mencapai 13,2 juta dengan tingkat penanganan yang dipeperkirakan juga sangat rendah, hanya 6,2 persen saja.
Ketua Indonesian Thyroid Association Cabang Jakarta Raya (InaTA Jaya),dr. DickyL. Tahapary, Sp.PD-KEMD, Ph.D., FINASIM menjelaskan pentingnya kolaborasi berbagai sektor dalam upaya bersama mengatasi tantangan skrining (deteksi dini) dan pengelolaan gangguan tiroid di Indonesia.
"Kami pun di InaTA secara berkelanjutan terus menghimbau masyarakat untuk mewaspadai risiko gangguan tiroid dan tidak perlu takut untuk melakukan skrining, terutama pada populasi dewasa berisiko tinggi," ucap dr. Dicky, dalam siaran pers yang diterima Okezone, Jumat (06/10/2023).
Menurutnya, jika tidak didiagnosis dan ditangani sejak dini, bisa mengakibatkan masalah kesehatan serius. Bahkan penyakit ini bisa menyebabkan gangguan tiroid dan kesehatan ke anak.
"Diharapkan semakin banyak masyarakat umum yang teredukasi dan memiliki kepedulian terhadap gangguan tiroid. Sehingga, upaya pencegahan dan pengelolaangangguan tiroid di Indonesia bisa menjadi semakin optimal kedepannya," tuturnya.
Sekadar informasi, Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM), Merck dan InaTA cabang Jakarta melakukan kegiatan talkshow Kenali Tiroid Anda (KITA) dan skrining gangguan tiroid gratis di RSCM Kencana, Jakarta pada 3 Oktober 2023.
(Leonardus Selwyn)