World Tourism Day Golf Challenge 2023 di Bali, Ajang Promosi Wisata Geopark

Chindy Aprilia Pratiwi, Jurnalis
Selasa 03 Oktober 2023 13:19 WIB
Handara Golf Course & Resort di Buleleng, Bali. (Foto: Kemenparekraf)
Share :

WORLD Tourism Day Golf Challenge 2023 digelar di Handara Golf Course & Resort, Buleleng, Bali, pada 6-7 Oktober 2023. Kegiatan ini bagian dari rangkaian peringatan Hari Pariwisata Sedunia.

Tak sekadar sport tourism, event yang sebelumnya telah sukses digelar di Belitung dan Bintan ini juga berfokus pada pentingnya geopark sebagai tujuan pariwisata yang luar biasa sekaligus memperkenalkan wisata alam dan geopark di Bali.

“Semoga penyelenggaraan World Tourism Day Golf Challenge 2023 berlangsung dengan lancar dan aman," kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno dalam The Weekly Brief with Sandi Uno di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Senin 2 Oktober 2023.

 BACA JUGA:

World Tourism Day Golf Geopark Challenge 2023 diharapkan dapat menjadi pemantik meningkatnya minat para pecinta sport tourism, serta dapat mendongkrak eksistensi destinasi wisata di Bali sehingga dapat mendorong pemulihan ekonomi negeri.

"Dengan semangat geber, gercep, dan gaspol, mari kita tunjukkan bagaimana penyelenggaraan event dapat meningkatkan antusiasme masyarakat untuk berwisata #DiIndonesiaAja,” ujar Sandiaga.

 

Deputi Produk Wisata dan Penyelenggara Event Kemenparekraf Vinsensius Jemadu mengapresiasi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Privy (perusahaan penyelenggara sertifikat elektronik tersertifikasi dan penyelenggara tanda tangan elektronik) yang telah berkolaborasi dalam menyelenggarakan World Tourism Day Golf Geopark Challenge 2023.

 BACA JUGA:

Ia menjelaskan bahwa event ini merupakan salah satu bentuk inovasi dalam memperkenalkan geopark kepada wisatawan.

“Objek wisata geopark itu memang tidak semudah objek wisata yang lain kalau promosi, maka kita berusaha mencari yang lebih inovatif. Terobosan melalui golf ini dan ini juga sejalan dengan misi kita untuk bergerak kepada quality tourism. Geopark itu pasti ada masyarakat dan UMKM, desa wisata, sehingga dalam kegiatan ini kita libatkan para peserta (untuk) bisa berkunjung ke desa wisata, melalui pre atau post tournya,” kata Vinsensius.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya