Jatuh di Kamar Mandi Picu Penyakit Stroke? Ini Faktanya

Chindy Aprilia Pratiwi, Jurnalis
Kamis 21 September 2023 11:30 WIB
Jatuh di kamar mandi jadi pemicu stroke? (Foto: Freepik.com)
Share :

JATUH di kamar mandi sering kali dikaitan dengan permasalahan stroke. Padahal jika diperhatikan dengan seksama tidak selalu jatuh di kamar mandi jadi pemicu penyakit stroke.

Selaku perawat sekaligus Healthy Lifestyle Educator, Rizal Do menjelaskan jika disamakan dengan jatuh di luar kamar mandi hal itu pun tidak jauh berbeda.

“Sama halnya dengan jatuh di tempat lain, risiko jatuh di kamar mandi ya sebenarnya sama saja,” kata Rizal Do, dikutip dari akun X miliknya @afrkml, Kamis (21/9/2023).

Hanya saja yang membedakan adalah saat seseorang terjatuh, dan mengalami cedera serius maka jatuhnya sendiri tidak bisa jadi penyebab langsung stroke yang diderita (jika later on ternyata didiagnosis terkena stroke).

Hipertensi lah yang justru menjadi faktor risiko terbesar terjadinya stroke. Namun masalahnya, sebagian besar masyarakat kurang terdiagnosis, dan masih banyak dari penderita justru tidak merasakan gejala.

“Akibatnya, ketika terjatuh di kamar mandi, hipertensi memperparah kondisi,” ucap Rizal Do.

Menurutnya, penyebab lain dalam situasi saat korban jatuh yaitu pada bagian kepala bisa saja terbentur benda keras, sehingga terjadi trauma kepala. Apabila hal itu terjadi, perdarahan intrakranial (dalam otak) bisa saja terjadi, dan membuat peningkatan tekanan di dalam tengkorak sehingga memengaruhi fungsi otak.

Pada kasus yang lebih parah, cedera macam ini bisa menyebabkan kematian. Maka dari itu pentingnya memeriksakan diri untuk mengecek adanya perdarahan tersembunyi perlu dilakukan, meskipun merasa baik-baik saja setelah jatuh, apalagi jika membentur secara keras.

“Hati-hati bahaya Lucid Interval! Pada kasus-kasus kepala terbentur kencang akibat jatuh (atau kecelakaan), korban biasanya merasa baik-baik saja padahal sebenarnya ada perdarahan di dalam kepalanya. Karena merasa baik-baik saja, akhirnya ngeremehin, terus gak mau periksa,” tutur Rizal Do.

Inilah Lucid Interval atau periode sadar sementara. Fenomena ini jelas menipu dan bikin banyak kasus meninggal pasien-pasien cedera kepala, termasuk yang jatuh di kamar mandi tapi meninggal beberapa jam kemudian atau beberapa hari kemudian.

Untuk itu, perawat Rizal Do memberikan tipsnya, untuk membantu menolong memberikan langkah pertolongan pertama pada korban jatuh, yaitu:

1. Tetap tenang, pastikan dirimu sebagai penolong, korban, dan lingkungan sudah aman sebelum menolong korban.

2. Jangan memindahkan korban kecuali ada bahaya langsung (misalnya air mengalir, perabot yang berisiko menimpa korban dan penolong, dll) yang menyebabkan cedera lebih lanjut. Kalau bisa, lingkungan sekitar yang diamankan, baru dilanjutkan korbannya.

3. Cek respons korban, dengan memanggil namanya, menepuk bahunya, atau menjepit ujung kukunya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya