Dear Traveler, Berkunjung ke Museum Ternyata Bermanfaat bagi Kesehatan Lho!

Chindy Aprilia, Jurnalis
Senin 18 September 2023 15:03 WIB
Museum Nasional atau Museum Gajah yang diduga terbakar akibat korsleting listrik (Foto: dok. Siti Nurfauziah)
Share :

KEBAKARAN yang terjadi di Museum Nasional atau Museum Gajah turut menjadi sorotan masyarakat.

Museum yang terkenal dengan pameran seninya itu kini harus tutup sementara waktu untuk kondisi yang lebih aman.

Di samping itu, meski Museum Nasional harus tutup, namun masih terdapat museum lainnya yang masih dapat dinikmati oleh para pengunjung, di antaranya Museum Macan, Museum Bank Indonesia, Museum Fatahillah maupun Museum Bahari.

Museum terkadang jadi solusi terbaik untuk masyarakat dijadikan tempat wisata, sekaligus tempat edukasi bagi kebanyakan orang. Tidak heran, jika museum masih menjadi destinasi favorit.

Menurut Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2015 tentang Museum, disebutkan museum adalah lembaga yang berfungsi melindungi, mengembangkan, memanfaatkan koleksi, dan mengomunikasikannya kepada masyarakat.

Museum mengelola bukti material hasil budaya dan/atau material alam dan lingkungannya yang mempunyai nilai penting bagi sejarah, ilmu pengetahuan, pendidikan, agama, kebudayaan, teknologi, dan/atau pariwisata untuk dikomunikasikan dan dipamerkan kepada masyarakat umum melalui pameran permanen, temporer, dan keliling.

Kebanyakan museum menawarkan program dan kegiatan yang menjangkau seluruh pengunjung, termasuk orang dewasa, anak-anak, seluruh keluarga, dan tingkat profesi lainnya.

Program untuk umum terdiri dari perkuliahan atau pelatihan dengan staf pengajar, orang-orang yang ahli, dengan film, musik atau pertunjukan tarian, dan demonstrasi dengan teknologi.

Selain itu, terdapat manfaat yang bisa didapatkan saat mengunjungi museum, yakni;

1. Sebagai sarana menumbuhkan semangat kebangsaan dan nasionalisme melalui dunia pendidikan.

2. Menciptakan laboratorium pendidikan sebagai sarana pembelajaran da penelitian bagi sivitas akademika dan anggota masyarakat.

3. Menumbuhkembangkan semangat dan komitmen bagi sivitas akademika, dan anggota masyarakat untuk selalu memerhatikan dan berkreasi dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan.

Mengutip laman The New York Times, sejumlah penelitian menunjukkan bahwa seni dan musik dapat membantu meredakan nyeri kronis, mencegah gejala demensia dan penyakit alzheimer, serta mempercepat perkembangan otak pada anak kecil, lho!

Para peneliti di London yang mengamati ribuan orang berusia 50 tahun ke atas selama periode 14 tahun, menemukan bahwa mereka yang pergi ke museum atau menghadiri konser hanya sekali atau dua kali setahun, memiliki kemungkinan 14 persen lebih kecil untuk meninggal selama periode tersebut, dibanding mereka yang tidak suka mengunjungi Museum atau konser.

Peluang untuk hidup lebih lama hanya meningkat jika semakin sering orang terlibat dengan seni.

Beberapa studi juga mencatat bahwa terlibat dalam seni dapat mengurangi kesepian, meningkatkan empati dan kecerdasan emosional, dan mencegah orang menjadi tidak aktif yang mana semuanya merupakan faktor berkontribuksi terhadap umur yang lebih panjang.

Sehingga banyak penelitian yang menunjukkan dampak positif seni terhadap orang lanjut usia. Tunggu apalagi, yuk datang ke museum dan rasakan manfaatnya!

(Rizka Diputra)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya