MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno memimpin pelatihan branding dan digital marketing yang bertujuan sebagai solusi penggerak bagi pelaku di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, dalam rangka mencapai kemandirian desa. Pelatihan tersebut berlangsung di Hetero Space, Solo, Jawa Tengah.
Kegiatan ini turut dihadiri perwakilan Ikatan Pemuda Desa Indonesia (IPDA) dan pihak Hetero Space, dan melibatkan paguyuban UMKM Solo yang memamerkan beragam produk kreatif terbaik. Sandiaga pun berkomitmen membantu dalam hal branding dan pemasaran digital.
"Terima kasih teman-teman IPDA Mas Arifin dan jajarannya serta Hetero Space juga, ada paguyuban UMKM Solo yang pagi ini menampilkan produk-produk kreasi terbaik yang akan kita bantu dengan branding dan digital marketing," ungkap Sandi dalam keterangannya.
Sebuah insight yang penting menurut Sandi, yakni promosi yang tepat bisa meningkatkan penjualan hingga 35 persen.
Hal ini bukan hanya tentang peningkatan penjualan, namun juga membuka peluang usaha baru yang berarti, sehingga dapat membantu mewujudkan target penciptaan 4,4 juta lapangan pekerjaan baru pada tahun 2024. Ini adalah komitmen penuh dari pemerintah dalam mendukung perekonomian yang inklusif.
"Tadi kita melihat bagaimana ternyata promosi ini bisa meningkatkan penjualan mereka 35 persen dan bisa membuka peluang usaha sehingga bisa menciptakan 4,4 juta lapangan pekerjaan baru di 2024. Itu komitmen kami dan secara totalitas kami ingin berkolaborasi dengan komunitas," tuturnya.
Lebih lanjut mantan Wagub DKI Jakarta itu juga menyoroti peran penting pemuda desa sebagai agen perubahan. Lebih dari 4.700 desa wisata saat ini menjadi fokus, dan tahun depan, akan ada 6.000 desa wisata yang akan mendapatkan perhatian khusus dan sinergi dengan rekan-rekan dari IPDA.
"Untuk desa sendiri, karena pemuda desa yang akan menjadi agen perubahan saya titipkan ada 4.700 desa wisata dan tahun depan akan kita lengkapi menjadi total 6.000 desa wisata yang akan kita sinergikan dengan teman-teman IPDA," terang Sandi.
Kolaborasi menurut dia, menjadi kunci, dan pemerintah bersedia untuk menjadi mitra dalam menciptakan lapangan kerja dan menggerakkan perekonomian Indonesia menuju kebangkitan yang lebih besar.
"Kita harapkan dengan seluruh ekosistem pariwisata dan ekosistem pariwisata ekonomi kreatif yang bisa menciptakan enam kali lipat lebih banyak lapangan kerja dibanding sektor lain, anak-anak muda akan diberdayakan," kata dia.
"UMKM itu harus jadi pemain, bukan penonton kita harus ciptakan lapangan kerja dan kita harus kolaborasi," tutupnya.
(Rizka Diputra)