Mengenal Gangi, Desa Kuno di Italia Bekas Lokasi Penindasan Kejam Para Mafia

Yesica Kirana, Jurnalis
Kamis 14 September 2023 15:02 WIB
Desa Gangi berusia ratusan tahun di Italia (Foto: IG/@donquiellumbera_)
Share :

DESA Gangi yang terletak di atas bukit dengan hamparan alam yang hijau ini menyimpan sejarah yang begitu melekat. Desa terpencil ini menjadi bagian dari Italia yang telah berusia ratusan tahun.

Mengutip laman Jelajah Dunia, pada tahun 1926 Desa Gangi berubah menjadi salah satu lokasi penindasan hingga markas paling kejam yang dilakukan oleh sekelompok mafia di Italia.

Namun, Gangi berubah menjadi sebuah desa bersejarah, di mana terdapat tempat magis dan sunyi dalam budaya, tradisi, serta pemandangan alamnya yang menakjubkan.

Desa ini memiliki populasi sekitar 6.900 penduduk, yang mendiami bangunan kuno yang memenuhi tiap lorong sempit seperti labirin, yang mengikuti alur landai perbukitan.

Gangi, desa kuno di Italia (Foto: IG/@marinee_trips_)

Melansir Navicup, desa ini dikenal juga sebagai kota mitos Engyon, yang didirikan oleh orang Kreta. Di sekitar desa ini, Anda akan menemukan sebuah menara Torre dei Ventimiglia.

Pada abad ke-18, Gangi memiliki struktur bangunan megah, yang dilengkapi dengan batu alam yang kasar, dengan balkon besi tempa, dinding barok dan neoklasik dengan plesteran dan lukisan dinding.

Gangi juga memiliki beberapa tradisi seperti Natal yaitu tradisi mendikte cucchia, untuk menikmati roti pendek berisi almond, kismis, dan buah ara kering.

Saat musim gugur, terdapat makanan khas kue mastazzola yang terbuat dari gula, tepung, dan wort rebus, yang dimakan selama musim panen.

Kemudian saat selama musim buah ara, penduduk desa setempat akan mengolah kue mastacuttè yang terbuat dari tepung, gula, dan jus kaktus pir berduri.

Meski letaknya terpencil, Desa Gangi diberi gelar sebagai desa terindah di Italia yang dapat Anda kunjungi dan menikmati berbagai hal unik dan budaya yang hangat.

(Rizka Diputra)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya